Dalam sistem perpajakan Indonesia, pasangan suami istri pada dasarnya dipandang sebagai satu kesatuan ekonomi. Karena itu, penggabungan NPWP menjadi langkah yang dianjurkan agar kewajiban pajak lebih rapi dan sesuai ketentuan. Dengan hadirnya sistem Coretax, proses administrasi pajak kini semakin terintegrasi, termasuk pengelolaan data keluarga. Menggabungkan NPWP bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga memudahkan penghitungan pajak dan menghindari kesalahan di kemudian hari.
Banyak wajib pajak belum menyadari bahwa NPWP terpisah dapat menimbulkan risiko administrasi, terutama saat penghasilan istri seharusnya dilaporkan dalam satu kesatuan dengan suami.
Apa Itu Coretax dan Perannya
Coretax merupakan sistem administrasi perpajakan terintegrasi yang dikembangkan DJP untuk menyatukan data wajib pajak secara nasional. Melalui Coretax, perubahan status, pembaruan data, hingga pengelolaan kewajiban pajak dilakukan secara digital dan terpusat. Dalam berbagai pemberitaan perpajakan, Coretax disebut sebagai langkah besar untuk meningkatkan akurasi data dan transparansi pajak di Indonesia.
Dengan sistem ini, penggabungan NPWP suami istri menjadi lebih terstruktur karena seluruh data keluarga dapat diverifikasi secara otomatis.
Syarat Penggabungan NPWP Suami Istri
Sebelum melakukan proses penggabungan di Coretax, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, antara lain:
- Status perkawinan tercatat secara resmi
- NPWP suami dan istri sudah aktif
- Data kependudukan sesuai dengan Dukcapil
- Tidak ada tunggakan pajak yang belum diselesaikan
Memastikan syarat ini terpenuhi akan memperlancar proses dan meminimalkan penolakan sistem.
Cara Menggabungkan NPWP di Coretax
Secara umum, langkah penggabungan NPWP suami istri di Coretax meliputi:
- Login ke akun Coretax wajib pajak
- Ajukan perubahan status perpajakan
- Pilih opsi penggabungan NPWP keluarga
- Unggah dokumen pendukung yang diminta
- Tunggu proses verifikasi dari DJP
Setelah disetujui, NPWP istri akan berstatus ikut suami, dan seluruh kewajiban pajak dilaporkan dalam satu kesatuan.
Dampak terhadap Pelaporan Pajak
Setelah NPWP digabung, penghitungan pajak akan mengikuti penghasilan gabungan suami istri. Hal ini berdampak langsung pada pelaporan SPT Tahunan, di mana seluruh penghasilan, potongan, dan kewajiban pajak dilaporkan oleh satu NPWP utama. Jika dilakukan dengan benar, sistem ini justru mempermudah pelaporan dan mengurangi risiko kesalahan administrasi.
Menurut tren yang sering dibahas dalam edukasi perpajakan, banyak koreksi pajak pada pasangan suami istri terjadi karena status NPWP yang tidak diperbarui setelah menikah.
Kapan Perlu Bantuan Profesional
Bagi sebagian wajib pajak, proses administrasi di Coretax bisa terasa membingungkan, terutama jika terdapat kondisi khusus seperti penghasilan istri yang signifikan atau riwayat pajak yang kompleks. Pendampingan dari jasa konsultan pajak Mojokerto maupun jasa konsultan pajak Salatiga dapat membantu memastikan proses penggabungan berjalan sesuai aturan. Selain itu, layanan jasa pembuatan NPWP juga sering dibutuhkan bagi pasangan yang baru memasuki kewajiban perpajakan.
Serahkan pada Ahlinya
Menggabungkan NPWP suami istri di Coretax adalah langkah penting untuk memastikan kepatuhan pajak jangka panjang. Jika Anda ingin prosesnya lebih aman, cepat, dan minim risiko, Taxtix jasa konsultan pajak siap mendampingi mulai dari pembaruan data, penggabungan NPWP, hingga strategi pajak yang sesuai kondisi keluarga Anda. Bersama Taxtix, urusan pajak keluarga menjadi lebih sederhana, tertib, dan menenangkan.



